Arsip untuk September, 2008

PROSES PENCIPTAAN MANUSIA

Posted in Manusia dengan kaitan (tags) , on Jumat, 12 September 2008 by sumarman

A. PENCIPTAAN ADAM (LAKI-LAKI)

QS. 003 Ali Imran : 59

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, Kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), Maka jadilah Dia”.

QS. 007 Al-A’raaf : 11

Sesungguhnya kami Telah menciptakan kamu (Adam), lalu kami bentuk tubuhmu, Kemudian kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, Maka merekapun bersujud kecuali iblis. dia tidak termasuk mereka yang bersujud.

B. PENCIPTAAN SITI HAWA (PEREMPUAN)

QS. 004 An-Nisaa’ : 1

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan Mengawasi kamu.

QS. 007 Al-A’raaf : 189

Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: “Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami terrmasuk orang-orang yang bersyukur”.

QS. 016 An-Nahl : 72

Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?”

QS. 030 Ar-Ruum : 21

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

QS. 039 Az-Zumar : 6

Dia menciptakan kamu dari seorang diri Kemudian dia jadikan daripadanya isterinya dan dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. tidak ada Tuhan selain Dia; Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

QS. 053 An-Najm : 45

Dan bahwasanya dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.

QS. 075 Al-Qiyaamah : 39

Lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

QS. 078 An-Naba’ : 8

Dan kami jadikan kamu berpasang-pasangan,

C. PENCIPTAAN ISA

QS. 003 Ali Imran : 59

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, Kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), Maka jadilah Dia.

QS. 004 An-Nisaa’ : 171

Wahai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari Ucapan itu). (itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

D. PENCIPTAAN MANUSIA PADA UMUMNYA

QS. 007 Al-A’raaf : 172

Dan (ingatlah), ketika kami mengangkat bukit ke atas mereka seakan-akan bukit itu naungan awan dan mereka yakin bahwa bukit itu akan jatuh menimpa mereka. (dan kami katakan kepada mereka): “Peganglah dengan teguh apa yang Telah kami berikan kepadamu, serta ingatlah selalu (amalkanlah) apa yang tersebut di dalamnya supaya kamu menjadi orang-orang yang bertakwa”.

QS. 016 An-Nahl : 4

Dia Telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.

QS. 018 Al-Kahfi : 37

Kawannya (yang mukmin) Berkata kepadanya – sedang dia bercakap-cakap dengannya: “Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes air mani, lalu dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?

QS. 022 Al-Hajj : 5

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya kami Telah menjadikan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes mani, Kemudian dari segumpal darah, Kemudian dari segumpal daging yang Sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, Kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, Kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya Telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi Ini kering, Kemudian apabila Telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

QS. 023 Al-Mu’minuun : 13 & 14

13. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

14. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.

QS. 030 Ar-Ruum : 20

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan kamu dari tanah, Kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak.

QS. 035 Faathir : 11

Dan Allah menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari air mani, Kemudian dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

QS. 036 Yaa Siin : 77

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa kami menciptakannya dari setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

QS. 040 Al-Mu’min : 67

Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah Kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, Kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, Kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), Kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

QS. 053 An-Najm : 46

Dari air mani, apabila dipancarkan.

QS. 075 Al-Qiyaamah : 37 & 38

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim);

Kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

QS. 076 Al-Insaan : 2

Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur[1535] yang kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), Karena itu kami jadikan dia mendengar dan Melihat.

[1535] Maksudnya: bercampur antara benih lelaki dengan perempuan.

QS. 080 ‘Abasa : 19

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

QS. 086 Ath-Thaariq : 7

Yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

QS. 096 Al-‘Alaq : 2

Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

WHO IS GOD?

Posted in Tuhan dengan kaitan (tags) , on Kamis, 11 September 2008 by sumarman

(The only way to know) God is understanding of the integrated universe
So, we will find that every thing is hanged on God’s hand
God never be add and never be less
No thing in this universe is like God

So…..
If you search God from science, you will find A Scientist God.
If you search God from religion, you will find A Religious God.
If you search God from universe, you will find A Universal God.
If you never search God, you will find no thing about God.

wrote by Sumarman, S.Ag

UMUR MANUSIA

Posted in Manusia on Jumat, 5 September 2008 by sumarman

Umur merupakan salah satu nikmat yang harus kita syukuri sehingga hidup kita di dunia ini dapat menjadi rahmat bagi alam semesta dan mendapat keridhoan Allah SWT. Tema tersebut, saya ambil berdasarkan adanya keinginan pada banyak manusia (termasuk ummat Islam) yang berkeinginan agar umurnya diperpanjang oleh Allah SWT, sebagaimana digambarkan oleh Allah SWT dalam firman-Nya QS. AL-BAQARAH : 96 sebagai berikut:

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Berdasarkan pada ayat tersebut di atas, marilah kita kaji lebih lanjut. Kenapa manusia menginginkan umur yang lebih panjang. Dari hasil kajian sementara kami, kami telah menemukan beberapa sebab sebagai berikut:

1. Manusia lebih cenderung mencintai kehidupan di dunia dari pada di akhirat, karena itu manusia ingin dapat hidup selamanya di dunia dan menganggap bahwa kematian adalah musibah terbesar yang mereka terima.

2. Untuk mendapatkan kenikmatan dunia tersebut, maka manusia sangat menghargai waktu, hal tersebut dapat kita lihat dari beberapa kata hikmah yang telah mereka buat seperti: “time is money (waktu adalah uang)”, “time is gold (waktu adalah emas)”, al-waqtu ka as-saif in lam taqtha’hu qatha’aka (waktu itu bagaikan pedang, jika tidak kamu pergunakan untuk memotong maka ia yang akan memotongmu)”.

3. Keinginan yang berlebihan untuk memiliki (kecintaan) manusia pada sesuatu atau seseorang, menyebabkan manusia enggan untuk berpisah dengan apa yang dia anggap telah dia miliki.

4. Dan masih banyak lagi penyebab-penyebab lainnya, yang dapat jama’ah sekalian cari, baik secara bersama-sama dalam sebuah pengajian maupun mencarinya sendiri.

Tahukah jama’ah sekalian, apa yang akan terjadi seandainya Allah berkenan mengabulkan permintaan manusia agar dipanjangkan umurnya. Untuk itu, marilah kita simak dengan seksama firman Allah SWT dalam QS. YAASIIN : 68 berikut ini:

Dan barangsiapa yang kami panjangkan umurnya niscaya kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?

Apakah yang dimaksud oleh Allah dengan “kami kembalikan dia kepada kejadian(nya)” dalam ayat tersebut di atas, untuk itu marilah kita perhatikan lagi pada firman Allah SWT dalam QS. AN-NAHL : 70 sebagai berikut:

Allah menciptakan kamu, Kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.

Untuk lebih jelasnya lagi, marilah kita pelajari dengan hati yang ikhlas firman Allah SWT dalam QS. AL-HAJJ : 5 sebagai berikut:

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya kami Telah menjadikan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes mani, Kemudian dari segumpal darah, Kemudian dari segumpal daging yang Sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, Kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, Kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya Telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi Ini kering, Kemudian apabila Telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

Berdasarkan pada ayat-ayat tersebut di atas, maka nyatalah bagi kita bahwa permintaan agar umur kita diperpanjang oleh Allah SWT, tidaklah mendatangkan kebaikan bagi kita, tapi malah sebaliknya. Karena, manusia yang berumur panjang adalah manusia yang pikun, manusia yang lemah, dan manusia yang memiliki tingkat ketergantungan yang sangat tinggi kepada manusia yang lain. Dan terkadang, dianggap sebagai beban oleh kaum kerabat kita sendiri, sehingga muncullah di benak mereka ide untuk membentuk Panti Jompo, tempat di mana manusia-manusia yang berumur panjang berkumpul. Bahkan, kita sering mendengar pelesetan kepanjangan dari BALITA yaitu Bayi Limapuluh Tahun. Apakah itu yang kita inginkan?

Allah telah berfirman dalam QS. FAATHIR : 11 sebagai berikut:

Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

Dan firman Allah SWT dalam QS. ALI IMRAN : 145 sebagai berikut:

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang Telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Dan firman Allah SWT dalam QS. YUNUS : 11 sebagai berikut:

Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, Pastilah diakhiri umur mereka. Maka kami biarkan orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan kami, bergelimangan di dalam kesesatan mereka.

Oleh karena itu waspadalah dengan umur yang telah Allah SWT berikan kepada kita,

HIDUP HANYA SEKALI, HIDUPLAH YANG BERARTI!.

Dalam QS. AL-AN’AAM : 60 Allah berfirman:

Dan dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, Kemudian dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang Telah ditentukan[481], Kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.

Dalam QS. FAATHIR : 37 Allah SWT telah memberikan peringatan kepada kita tentang apa yang harus kita perbuat dengan umur kita, sebagai berikut:

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang Telah kami kerjakan”. dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.

Oleh karena itu, isilah hidup kita ini dengan berfikir. Fikirkan segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, minimal sebagaimana yang terdapat dalam QS. Ar-Rahman.

FASTABIQUL KHAIRAT